Cari

Akhirnya 2 Penyebar Hoax Surat Suara Tercoblos di Sumut Ditangkap di Jawa Barat

Posted 25-03-2019 11:37  » Team Tobatabo
Foto Caption: Kabid Humas Poldasu memperlihatkan foto kedua tersangka.

MEDAN - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) berhasil mengungkap kasus penyebaran hoaks surat suara tercoblos nomor urut Capres 01 yang menyerang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut dan Medan. Kedua tersangka ditangkap di Jawa Barat.

Kedua pelaku, masing-masing Muhammad Adrian (27) dan Andi Kusmana (25). Polisi menangkap mereka di daerah Purwakarta dan Bekasi. Saat ini, keduanya sudah diamankan di Mapolda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan mendalam.

loading...

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja menjelaskan, pelaku MA ditangkap berdasarkan laporan KPU Sumut atas hoaks yang menyerang mereka. Laki-laki yang sehari-hari berprofesi sebagai Buruh Harian Lepas itu mengunggah video kericuhan dengan tambahan teks yang provokatif. Dalam keterangannya video itu disebut kericuhan karena surat suara sudah tercoblos.

“Barang bukti yang kita sita, satu lembar tangkapan layar, kemudian handphone, kaos bertuliskan relawan salah satu Capres. Kemudian fotokopi petikan SK sebagai relawan,” ungkap Tatan, di lapangan Benteng, Medan, Jumat (22/3/2019).

Sementara pelaku AK, ditangkap berdasarkan laporan KPU Medan. Dia mengunggah video yang sama dengan mengatakan KPU digrebek warga karena ketahuan mencoblos surat suara. Tatan mengatakan, antara kedua pelaku tidak punya hubungan apa-apa.

Dari hasil penyelidikan, pelaku mengaku mengunggah hoaks karena kemauannya sendiri. Pelaku juga tidak mengetahui jika video itu sebenarnya kericuhan di Pilkada Tapanuli Utara pada 2018 lalu.

“Jadi mereka mengambil video dari dunia maya, kemudian diedit diposting di wall yang bersangkutan,” pungkasnya.

Terpisah Ketua KPU Sumut. Yulhasni mengapresiasi langkah kepolisian.

“Semoga ini menjadi efek jera siapapun yang ingin mencoba merusuh Pemilu di Sumatera Utara ini. Saya berharap masyarakat untuk lebih jelih jika ingin menyebar informasi dan Kita mengutuk keras siapapu yang menyebar hoax,” katanya ketika dihubungi lewat sambungan telwpon, Jumat (22/3/2019) siang. 

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah