Cari

Ikan Natinombur Plus Sambel Rias Kemiri dan Andaliman

Posted 26-08-2013 23:22  » Team Tobatabo
Foto Caption: Ikan Natinombur

Sumatra Utara - Masakan ikan tradisional Tapanuli yang paling populer adalah arsik, yaitu ikan mas yang dimasak dalam bumbu kuning. Mirip kari encer, tetapi dengan citarasa yang lebih kompleks. Masakan ikan lain dari kawasan ini yang juga terkenal - sekalipun sudah semakin langka - adalah naniura, yaitu ikan mas segar (baca: mentah) yang dibumbui dengan asam dan berbagai bumbu lainnya. Banyak yang menyebutnya sebagai sashimi dari Tano Batak.

Tetapi, sesungguhnya masih ada lagi masakan ikan khas Batak yang sangat unik dan lezat. Masakan ini disebut ikan na tinombur, atau ikan yang ditombur. Tombur dalam bahasa Batak berarti rebus. Padahal, dalam evolusinya hingga kini, yang dimaksud ikan tombur bukanlah ikan yang direbus atau dikukus. 

Menurut beberapa cerita yang pernah saya dengar, ini adalah cara tradisional para nelayan untuk menyantap ikan dengan cara sederhana namun nikmat. Ikannya dibakar, tetapi semua bumbu-bumbunya direbus dan kemudian dihaluskan untuk kemudian disiramkan ke atas ikan bakar.

Versi masa kini ikan tombur sudah agak berbeda secara penampilan, sekalipun citarasa pokoknya - yaitu gurih pedas - tetap bertahan. Ikannya bisa dibakar, bisa juga digoreng. Bumbu-bumbunya ditumis, lalu disiramkan di atasnya. Agak mirip dengan pla rad prik (masakan khas Thailand populer), tetapi jauh lebih gurih.

Bila disamakan dengan masakan Nusantara lainnya, ikan tombur mirip gabungan antara ikan bakar rica dan woku dari Sulawesi Utara. Tetapi, na tinombur punya citarasa yang sangat kompleks. Bumbu-bumbunya - andaliman, bawang merah, kemiri, jahe, jeruk nipis - ditumbuk halus dan mencuatkan rasa nutty yang sungguh gurih. Pedas-getirnya andaliman yang khas pun akan membuat lidah kita bergetar. Siak nai! Pedas sekali! 

Ikan goreng atau bakar yang cocok untuk na tinombur adalah ikan mas atau mujair. Nila merah dan gurame pun cocok, tetapi akan terasa karakter dasar yang berbeda. 

Sayangnya, ikan tombur tidak banyak lagi tampil di lapo maupun rumah makan Tapanuli. Di Jakarta, satu-satunya restoran Tapanuli yang pernah menyajikan ikan tombur pun kini sudah tutup. Saya sungguh berharap lapo-lapo Batak di Jakarta mulai memperkenalkan ikan tombur ke konsumen Ibu Kota yang lidahnya semakin cerdas. Soalnya, terlalu jauh bagi kita semua untuk pergi ke Medan atau Parapat demi mengejar masakan favorit ini.

Bahan-bahan/bumbu-bumbu :

loading...
  • 400 gram ikan lele sedang (3 ekor), dicuci bersih
  • 1 sendok teh air jeruk nipis 
  • 1/2 sendok teh garam 

Sambal:
1 sendok makan air jeruk nipis 

Bumbu Halus:

  • 8 buah cabai merah 
  • 1/4 sendok teh andaliman 
  • 75 gram bunga kecombrang, diiris kasar, rebus sebentar 
  • 1/2 sendok teh garam 
  • 6 butir bawang merah, dibakar
  • 2 butir kemiri, dibakar
  • 1/4 sendok teh gula pasir 

Cara Pengolahan :

   1. Potong - potong lele. Rendam dalam air jeruk nipis dan garam. Diamkan 30 menit. Sisihkan.
   2. Bakar di atas bara api sampai matang sambil diolesi sisa air perendam. Sisihkan.
   3. Sambal: aduk rata bumbu halus dan air jeruk nipis.
   4. Sajikan ikan lele bakar dengan sambal.

Takaran hidangan ini untuk 8 orang. Jika anda memiliki tips atau saran silahkan masukkan dalam kolom komentar

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah