Cari

Polemik Berkepanjangan RSU HKBP Balige, BPJS Kesehatan Tidak Perpanjang Kontrak Kerja Sama Mulai Awal Tahun 2019

Posted 11-12-2018 12:09  » Team Tobatabo
Foto Caption: Dolok Erikson Siangian kepala BPJS Kabupaten Tobasa menyambut tim media di kantor beliau

TOBASA - Setelah beberapa waktu lalu terjadi polemik yang berkepanjangan ditubuh Rumah Sakit Umum Balige,Kini giliran pasien Rumah Sakit Balige akan sengsara, Dimana mulai persatu januari 2019 nanti pihak BPJS akan memutus kerja sama dengan rumah sakit umum HKBP Balige.

Permasalahan internal di Rumah Sakit Umum (RSU) HKBP Balige yang belum kunjung tuntas , kini berimbas kepada pelayanan kesehatan yang mau berobat, termasuk pelayanan BPJS Kesehatan tidak dapat lagi dilayani pihak BPJS Cabang Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa).

Dolok Erikson Siangian selaku kepala BPJS Kabupaten Tobasa mengatakan bahwa pemutusan kerja sama antara BPJS dengan pihak rumah sakit umum HKBP Balige, dikarenakan pihaknya (BPJS red) tidak mau terlibat atas polemik yang berkepanjangan di tubuh internal rumah sakit tersebut.

Baca juga Ephorus HKBP Berhentikan Tidak Hormat Trimedya Panjaitan dari Ketua Yayasan Kesehatan

loading...

Baca juga Inilah Isi Surat Ephorus HKBP soal Pemecatan Trimedya Panjaitan

Baca juga Lawan Balik! Dipecat Ephorus HKBP, Trimedya Panjaitan akan Lapor Polisi

"Sebelum polemik internal rumah sakit Umum HKBP Balige selesai,Pihaknya (BPJS red) menghimbau kepada puskesma puskesmas agar tidak memberi rujukan kepada masyarakat pengguna kartu layanan BPJS Kesehatan terhitung mulai 1 Januari 2019 di RSU HKBP Balige.

"Kami pihak BPJS meminta maaf atas ketidak nyamanan masyarakat pengguna kartu layanan kesehatan BPJS karena memutus kerja sama dengan pihak rumah sakit umum balige" ucapnya.

Hal ini sesuai dengan surat somasi anggota Yayasan Kesehatan HKBP No 03 /K.A-JA/XI/2018 kepada Kepala BPJS Kesehatan Siantar. Sehingga dinilai perlu menyurati Direktur RSU HKBP untuk pemberhentian perjanjian kerja dengan No 929 /I.02/1218.

Terkait klaim RSU HKBP Balige tahun 2018, maka berdasarkan perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan dan RSU HKBP Balige  No 206/KTR/I-02 /2017 dan No 1204/G.IX /XII/2017 akan berakhir tahun 2018 ini.

Hal itu dibenarkan Dr Nelson Siburian selaku Direktur Rumah Sakit Umum HKBP Balige saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon genggamnya jumat 7/12/2018.

"Saya tidak mengetahui secara pasti penyebab BPJS tidak memperpanjang kerja samanya dengan rumah sakit umum Balige , yang pasti saya masih punya pimpinan," tutur Nelson.

Dikutip dari Metrokampung.com
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah